100 Steps Menuju Kesempurnaan Iman:
01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;
02. Sabar apabila mendapat kesulitan;
03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program;
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
08. Jangan usil dengan kekayaan orang;
09. Jangan hasud dan iri atas kesuksesan orang;
10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksesan;
11. Jangan tamak kepada harta;
12. Jangan terlalu ambisius akan sesuatu kedudukan;
13. Jangan hancur karena kezaliman;
14. Jangan goyah karena fitnah;
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri;
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram;
17. Jangan sakiti ayah dan ibu;
18. Jangan usir orang yang meminta-minta;
19. Jangan sakiti anak yatim;
20. Jauhkan diri dari ! dosa-dosa yang besar;
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);
23. Lakukan solat dengan ikhlas dan khusyu;
24. Lakukan solat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid;
25. Biasakan solat malam;
26. Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah;
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;
28. Sayangi dan santuni fakir miskin;
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;
30. Jangan marah berlebih-lebihan;
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;
32. Bersatulah kerana Allah dan berpisahlah kerana Allah;
33. Berlatihlah konsentrasi fikiran;
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila
kerana sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan;
36. Jangan percaya ramalan manusia;
37. Jangan terlampau takut miskin;
38. Hormatilah setiap orang;
39. Jangan terlampau takut kepada manusia;
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;
42. Berlakulah adil dalam segala urusan;
43. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;
44. Bersihkan rumah dari patung-patung berhala;
45. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;
46. Perbanyak silaturahim;
47. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;
48. Bicaralah secukupnya;
49. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;
50. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;
51. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;
52. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit batin;
53. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;
54. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;
55. Hormatilah kepada guru dan ulama;
56. Sering-sering bershalawat kepada nabi;
57. Cintai keluarga Nabi saw;
58. Jangan terlalu banyak hutang;
59. Jangan terlampau mudah berjanji;
60.. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia
adalah kehidupan sementara;
61. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat
seperti bersembang pada perkara yang tidak berguna;
62. Bergaullah dengan orang-orang soleh;
63. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;
64. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;
65. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;
66. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan
kejahatan lagi;
67. Jangan membenci seseorang kerana fahaman dan pendirian;
68. Jangan benci kepada orang yang membenci kita;
69. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan;
70. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapat
kesulitan;
71. Jangan melukai hati orang lain;
72. Jangan membiasakan berkata dusta;
73. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;
74. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;
75. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;
76. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita;
77. Jangan membuka aib orang lain;
78. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang
yang lebih berprestasi dari kita;
79. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;
80. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;
81. Jangan merendah diri kerana miskin dan jangan sombong kerana
kaya;
82. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama, bangsa dan
negara;
83. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;
84. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;
85. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;
86. Hargai prestasi dan pemberian orang;
87. Jangan habiskan waktu untuk sekadar hiburan dan kesenangan;
88. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak
menyenangkan;
89. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma
agama dan kondisi diri kita;
90. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fizik atau mental kita
menjadi terganggu;
91. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;
92. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-
pandailah untuk melupakan jasa kita;
93. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu,dan
jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;
94. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman
kita, sebelum dipastikan kebenarannya;
95. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;
96. Sambutlah uluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan
keramahan dan tidak berlebihan;
97. Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang di luar
kemampuan diri;
98. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan
tentangan.Jangan lari dari kenyataan kehidupan;
99. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan
setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan;
100. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan
memiskinkan orang ..
By: ckhaierial@yahoo.com
Sumber : http://www.batamcinta.com/artikel/tips/lihat/id/356/kesempurnaan_iman.html
Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts
19 January 2009
18 January 2009
Mutiara Islami
Kebaikan Menghapus Keburukan
Ketahuilah, banyak orang yang berpakaian putih bersih namun ternoda agamanya. Berapa banyak orang yang memuliakan dirinya namun ternyata malah dihinakan oleh diri sendiri. Ingatlah, segera (kau hapus) keburukan yang telah lalu dengan kebaikan yang masih baru. (Abu Ubaidah ibnul Jarrah/Az Zuhd, Imam Ahmad)
Tanda Cinta
Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya. (Ar Rabi’ bin Anas/ Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)
Hati yang Lurus
Seseorang tidak bisa dipegang amanahnya sehingga lurus lisannya, dan dia tidak lurus lisannya sehingga lurus hatinya. (al Hasan al Bashri/Al Adab asy Syar’iyyah, Ibnu Muflih)
Obat Hati
Memohonlah kepada Allah supaya memperbaiki hati dan niatmu, karena tidak ada sesuatu yang paling berat untuk kau obati selain keduanya. Ketika hatimu sedang menghadap (Allah) maka seketika mungkin untuk berpaling, maka ketika menghadap itulah engkau harus merampasnya supaya tidak berpaling. (Uwais al Qarni/ Bahjatul Majalis, Ibnu Abdil Barr)
Arti Raut Muka
Tidaklah seseorang menyembunyikan sesuatu, melainkan Allah akan menampakkannya melalui raut mukanya dan ketergelinciran mulutnya. (Utsman bin ‘Affan/al Adab asy Syar’iyyah, Ibnu Muflih)
Takabbur
Tidaklah aku melihat seseorang yang takabbur terhadap yang berada dibawahnya melainkan dia ditimpakan oleh Allah kehinaan melalui orang lain yang lebih tinggi darinya.(Abu Hatim al Basati/ Raudhatul ‘Uqala’, Ibnu Hibban)
Cinta Dunia
Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya. (Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad)
Mencari Ridha Allah
Barang siapa yang dibenci manusia karena mencari ridha Allah maka manusia (yang lain) akan mencukupinya (membelanya). Barang siapa yang mencari ridha manusia dengan murka Allah maka Allah akan serahkan dia kepada munusia juga. (Ummul Mu’minin Aisyah ra/ Az Zuhd, Imam Ahmad)
Nilai Keimanan
Barang siapa yang rela dengan ketetapan Allah maka ketetapan itu berlaku padanya dan ia mendapatkan pahala. Dan barang siapa yang tidak rela dengan ketetapan Allah maka ketetapan itu juga tetap berlaku padanya, sedangkan ia terputus amalnya. (Ali bin Abi Thalib/Mukhtashar Minhajul Qashidin, al Maqdisi)
Tiga Perkara
“Ada tiga perkara pada diriku, aku tidak menyebutkannya kecuali supaya dapat diambil pelajaran, Pertama “Aku tidak mendatangi penguasa (sulthan) kecuali jika di undang, kedua, Aku tidak masuk pada dua orang kecuali setelah keduanya mempersilahkanku masuk diantara mereka, ketiga, tidaklah aku menyebutkan seseorang setelah dia pergi dari sisiku kecuali kebaikan-kebaikan.” (Al Ahnaf bin Qais)
Cinta Dunia
Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya. (Malik bin Dinar/Hilyatul Auliyaa’)
Kebaikan
Rasulullah bersabda :“ Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala yang melakukannya” (HR. Muslim)
Merantaulah
Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Pergilah, kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang
Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia kan keruh menggenang
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran
Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang
Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
Kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan
(Al-imam asy-Syafi'i)
Ketahuilah, banyak orang yang berpakaian putih bersih namun ternoda agamanya. Berapa banyak orang yang memuliakan dirinya namun ternyata malah dihinakan oleh diri sendiri. Ingatlah, segera (kau hapus) keburukan yang telah lalu dengan kebaikan yang masih baru. (Abu Ubaidah ibnul Jarrah/Az Zuhd, Imam Ahmad)
Tanda Cinta
Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya. (Ar Rabi’ bin Anas/ Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)
Hati yang Lurus
Seseorang tidak bisa dipegang amanahnya sehingga lurus lisannya, dan dia tidak lurus lisannya sehingga lurus hatinya. (al Hasan al Bashri/Al Adab asy Syar’iyyah, Ibnu Muflih)
Obat Hati
Memohonlah kepada Allah supaya memperbaiki hati dan niatmu, karena tidak ada sesuatu yang paling berat untuk kau obati selain keduanya. Ketika hatimu sedang menghadap (Allah) maka seketika mungkin untuk berpaling, maka ketika menghadap itulah engkau harus merampasnya supaya tidak berpaling. (Uwais al Qarni/ Bahjatul Majalis, Ibnu Abdil Barr)
Arti Raut Muka
Tidaklah seseorang menyembunyikan sesuatu, melainkan Allah akan menampakkannya melalui raut mukanya dan ketergelinciran mulutnya. (Utsman bin ‘Affan/al Adab asy Syar’iyyah, Ibnu Muflih)
Takabbur
Tidaklah aku melihat seseorang yang takabbur terhadap yang berada dibawahnya melainkan dia ditimpakan oleh Allah kehinaan melalui orang lain yang lebih tinggi darinya.(Abu Hatim al Basati/ Raudhatul ‘Uqala’, Ibnu Hibban)
Cinta Dunia
Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya. (Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad)
Mencari Ridha Allah
Barang siapa yang dibenci manusia karena mencari ridha Allah maka manusia (yang lain) akan mencukupinya (membelanya). Barang siapa yang mencari ridha manusia dengan murka Allah maka Allah akan serahkan dia kepada munusia juga. (Ummul Mu’minin Aisyah ra/ Az Zuhd, Imam Ahmad)
Nilai Keimanan
Barang siapa yang rela dengan ketetapan Allah maka ketetapan itu berlaku padanya dan ia mendapatkan pahala. Dan barang siapa yang tidak rela dengan ketetapan Allah maka ketetapan itu juga tetap berlaku padanya, sedangkan ia terputus amalnya. (Ali bin Abi Thalib/Mukhtashar Minhajul Qashidin, al Maqdisi)
Tiga Perkara
“Ada tiga perkara pada diriku, aku tidak menyebutkannya kecuali supaya dapat diambil pelajaran, Pertama “Aku tidak mendatangi penguasa (sulthan) kecuali jika di undang, kedua, Aku tidak masuk pada dua orang kecuali setelah keduanya mempersilahkanku masuk diantara mereka, ketiga, tidaklah aku menyebutkan seseorang setelah dia pergi dari sisiku kecuali kebaikan-kebaikan.” (Al Ahnaf bin Qais)
Cinta Dunia
Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya. (Malik bin Dinar/Hilyatul Auliyaa’)
Kebaikan
Rasulullah bersabda :“ Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka baginya seperti pahala yang melakukannya” (HR. Muslim)
Merantaulah
Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Pergilah, kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang
Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia kan keruh menggenang
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran
Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang
Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
Kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan
(Al-imam asy-Syafi'i)
17 January 2009
Bila Aku Jatuh Cinta
Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Amin !
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Amin !
08 January 2009
Doa menurut Sunnah
Walaupun satu harus berdoa kepada Allah sepanjang waktu satu untuk semua kebutuhan, kami selalu diberkati nabi telah kami diajarkan beberapa doa-doa khusus untuk acara-acara khusus pada waktu yang berbeda dari malam dan siang, misalnya, setelah tetap terjaga, ketika pergi ke toilet dan kedatangan dari itu, saat melakukan ablution, setelah masuk dan keluar dari masjid, setelah masuk ke dalam rumah, sebelum dan sesudah makan, setelah sidang yang adhan, ketika dressing, ketika melihat dalam cermin, sebelum tidur di tempat tidur.
Ini semua adalah doa-merangkul dan sangat berguna bagi kita semua duniawi dan duniawi-kebutuhan lainnya. Kita, oleh diri kita sendiri, bisa berpikir seperti doa yang selalu diberkati telah diajarkan nabi kita. Doa ini tidak memakan waktu dan tidak ablution maupun yang merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan kedua tangannya. Jika mereka untuk melakukan satu memori, satu reaps kaya panen yang sangat baik di sini dan di akhirat.
Oleh karena itu setiap muslim harus melakukan doa ini ke memori. Ada banyak buku di mana mereka terdaftar. Maulana Ashraf Ali Thanvi dari "Munajat-e-Maqbul" kebanyakan dari mereka telah. Anda harus komit untuk memori mereka dan meminta Anda untuk anak-anak mereka terlalu hafal. Ini akan memperoleh manfaat besar untuk Anda.
Doa untuk orang lain
Berdoa untuk satu satu dari kebutuhan dan keinginan sendiri, tetapi satu juga harus berdoa untuk satu dari saudara, teman dan Muslim pada umumnya seperti itu adalah tindakan yang sangat pantas. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa ketika seorang muslim berdoa untuk saudara-saudaranya yang ada di dalam iman yang kedua ketidakhadiran dari sudut yang sama untuk berdoa bagi dia (Sahih Muslim).
Oleh karena itu jika Anda mengetahui bahwa setiap Muslim adalah dalam masalah atau perlu, berdoa baginya. Dalam satu kenyataan yang harus berdoa untuk orang-orang kafir sehingga mereka juga mungkin divinely petunjuk ke jalan Islam. Oleh karena itu patut mendapat satu tindakan untuk berdoa serta untuk ingin baik untuk orang lain.
Ini semua adalah doa-merangkul dan sangat berguna bagi kita semua duniawi dan duniawi-kebutuhan lainnya. Kita, oleh diri kita sendiri, bisa berpikir seperti doa yang selalu diberkati telah diajarkan nabi kita. Doa ini tidak memakan waktu dan tidak ablution maupun yang merupakan salah satu prasyarat untuk meningkatkan kedua tangannya. Jika mereka untuk melakukan satu memori, satu reaps kaya panen yang sangat baik di sini dan di akhirat.
Oleh karena itu setiap muslim harus melakukan doa ini ke memori. Ada banyak buku di mana mereka terdaftar. Maulana Ashraf Ali Thanvi dari "Munajat-e-Maqbul" kebanyakan dari mereka telah. Anda harus komit untuk memori mereka dan meminta Anda untuk anak-anak mereka terlalu hafal. Ini akan memperoleh manfaat besar untuk Anda.
Doa untuk orang lain
Berdoa untuk satu satu dari kebutuhan dan keinginan sendiri, tetapi satu juga harus berdoa untuk satu dari saudara, teman dan Muslim pada umumnya seperti itu adalah tindakan yang sangat pantas. Ada sebuah hadits yang mengatakan bahwa ketika seorang muslim berdoa untuk saudara-saudaranya yang ada di dalam iman yang kedua ketidakhadiran dari sudut yang sama untuk berdoa bagi dia (Sahih Muslim).
Oleh karena itu jika Anda mengetahui bahwa setiap Muslim adalah dalam masalah atau perlu, berdoa baginya. Dalam satu kenyataan yang harus berdoa untuk orang-orang kafir sehingga mereka juga mungkin divinely petunjuk ke jalan Islam. Oleh karena itu patut mendapat satu tindakan untuk berdoa serta untuk ingin baik untuk orang lain.
Berdoa
Allah menyukai bondsmen Nya untuk berdoa kepadanya. Jika seorang laki-laki, namun banyak yang ia dapat kembali lagi dan meminta apapun, cepat atau lambat ia kehilangan kesabaran dan menjadi marah. Maka Allah, sebaliknya, adalah, yang lebih senang nya bondsmen meminta dia. Hadis memberitahu bahwa Allah adalah sebagai kepedaran dengan orang yang tidak meminta dia untuk sesuatu dalam doa.
Berdoa bukan hanya sarana untuk mewujudkan tujuan dari satu tetapi, dengan sendirinya, perbuatan atau ibadah. Dengan kata lain, bahkan untuk berdoa satu pribadi berakhir dan kebutuhan duniawi dihitung di antara perbuatan ibadah dan mendapatkan pahala. Semakin banyak berdoa satu yang mendapat satu dekat kepada Allah. Anda tidak perlu berdoa hanya pada saat perlu atau distress; sebaliknya, berdoa di saat senang dan banyak juga diperlukan. J hadits memberitahu kami bahwa satu, yang dia inginkan dalam doa-doa saat kesedihan dan penderitaan untuk dijawab, harus berdoa pada saat kebahagiaan dan banyak. (Tirmizi dikutip dalam Al-Jami'-Usul).
Allah telah berjanji dalam Quran "Berdoalah kepada saya dan saya akan memenuhi itu". Janji ilahi ini tidak akan bisa jadi salah satu harus berdoa dengan iman dan kepercayaan dalam pemenuhan. Tapi pemenuhan dapat mengambil berbagai bentuk, kadang-kadang mendapatkan satu dia berdoa untuk apa, tapi kadang-kadang objek yang diinginkan tidak dianggap oleh Allah sebagai bermanfaat atau berguna untuk hamba-Nya dan agar ia diberikan sesuatu yang lebih baik di dalam hidupnya atau akhirat.
Dengan demikian setiap tindakan berdoa memiliki tiga keuntungan:
1. Ilahi hibah dari doa kami memenuhi keinginan;
2. Setiap doa mendapatkan pahala dan
3. Diulang tindakan berdoa membawa satu pernah dekat kepada Allah.
Meskipun metode yang benar adalah berdoa untuk menghadapi dan meningkatkan qiblah satu tangan dan berdoa dengan lidah, prefacing doa dengan memuji Allah dan darud, tetapi dapat juga berdoa tanpa persiapan ini juga. Demikianlah Allah telah membuat tindakan yang mudah berdoa agar kita dapat berdoa ketika terlibat dalam aktivitas apapun dan jika satu tidak dapat menyanyikan doa sebagai contoh, di bak mandi, satu dapat doa.
Ia juga tidak perlu berdoa untuk hal-hal penting atau besar; satu harus berdoa Allah meminta dia untuk memenuhi keinginan semua orang, besar atau kecil; hadits memberitahu kita untuk berdoa walaupun dia istirahat satu bootlace (Tirmizi).
Akibatnya satu harus mengembangkan kebiasaan meminta Allah untuk memenuhi kebutuhan terkecil sekalipun, untuk mencari ilahi kemajuan yang paling biasa kesulitan. Hanya seorang anak panggilan ibunya untuk apa besar atau kecil; satu harus panggilan dan pergi di panggil Allah. Apapun kerja terlibat dalam satu Mei, satu harus selalu meminta Allah untuk sesuatu atau yang lain. Menanamkan kebiasaan ini dan melihat seberapa cepat Anda bangkit.
Sumber: http://zonemvs.blogspot.com
Berdoa bukan hanya sarana untuk mewujudkan tujuan dari satu tetapi, dengan sendirinya, perbuatan atau ibadah. Dengan kata lain, bahkan untuk berdoa satu pribadi berakhir dan kebutuhan duniawi dihitung di antara perbuatan ibadah dan mendapatkan pahala. Semakin banyak berdoa satu yang mendapat satu dekat kepada Allah. Anda tidak perlu berdoa hanya pada saat perlu atau distress; sebaliknya, berdoa di saat senang dan banyak juga diperlukan. J hadits memberitahu kami bahwa satu, yang dia inginkan dalam doa-doa saat kesedihan dan penderitaan untuk dijawab, harus berdoa pada saat kebahagiaan dan banyak. (Tirmizi dikutip dalam Al-Jami'-Usul).
Allah telah berjanji dalam Quran "Berdoalah kepada saya dan saya akan memenuhi itu". Janji ilahi ini tidak akan bisa jadi salah satu harus berdoa dengan iman dan kepercayaan dalam pemenuhan. Tapi pemenuhan dapat mengambil berbagai bentuk, kadang-kadang mendapatkan satu dia berdoa untuk apa, tapi kadang-kadang objek yang diinginkan tidak dianggap oleh Allah sebagai bermanfaat atau berguna untuk hamba-Nya dan agar ia diberikan sesuatu yang lebih baik di dalam hidupnya atau akhirat.
Dengan demikian setiap tindakan berdoa memiliki tiga keuntungan:
1. Ilahi hibah dari doa kami memenuhi keinginan;
2. Setiap doa mendapatkan pahala dan
3. Diulang tindakan berdoa membawa satu pernah dekat kepada Allah.
Meskipun metode yang benar adalah berdoa untuk menghadapi dan meningkatkan qiblah satu tangan dan berdoa dengan lidah, prefacing doa dengan memuji Allah dan darud, tetapi dapat juga berdoa tanpa persiapan ini juga. Demikianlah Allah telah membuat tindakan yang mudah berdoa agar kita dapat berdoa ketika terlibat dalam aktivitas apapun dan jika satu tidak dapat menyanyikan doa sebagai contoh, di bak mandi, satu dapat doa.
Ia juga tidak perlu berdoa untuk hal-hal penting atau besar; satu harus berdoa Allah meminta dia untuk memenuhi keinginan semua orang, besar atau kecil; hadits memberitahu kita untuk berdoa walaupun dia istirahat satu bootlace (Tirmizi).
Akibatnya satu harus mengembangkan kebiasaan meminta Allah untuk memenuhi kebutuhan terkecil sekalipun, untuk mencari ilahi kemajuan yang paling biasa kesulitan. Hanya seorang anak panggilan ibunya untuk apa besar atau kecil; satu harus panggilan dan pergi di panggil Allah. Apapun kerja terlibat dalam satu Mei, satu harus selalu meminta Allah untuk sesuatu atau yang lain. Menanamkan kebiasaan ini dan melihat seberapa cepat Anda bangkit.
Sumber: http://zonemvs.blogspot.com
Niat yang baik
Niat adalah bersifat alkimia resep dasar yang dapat mengubah kotoran menjadi emas mulia. Hadits yang mengatakan "Semua tindakan tergantung tujuan."
Hal ini kadang-kadang diinterpretasikan ke berarti baik membenarkan perbuatan-perbuatan buruk dan berbelok terlalu dosa berjasa. Hal ini sepenuhnya salah. Dosa adalah dosa yang selalu tidak peduli cara yang mulia niat mungkin. Misalnya jika seseorang istirahat ke rumah untuk mencuri dengan tujuan memberikan zakat itu seperti apa dia akan pencuri yg berjasa yang diresepkan hukuman. Nya baik dia tidak akan mendapatkan pahala dan tidak ada dosanya akan diampuni.
Apakah ini berarti hadits adalah sebagai berikut:
1. J kebaikan mendapatkan pahala hanya jika dilakukan dengan niat kanan. Misalnya doa akan mendapatkan pahala hanya jika hanya untuk satu berdoa Divine senang, jika satu kesan berdoa untuk orang lain, maka alih-alih mendapatkan manfaat, akan memperoleh hukuman.
2. Kedua interpretasi yang berhubung hingga saat ini semua diskusi yang halal adalah perbuatan yang sebenarnya tidak pantas atau hukuman, tetapi jika ini dilakukan dengan maksud baik, mereka menjadi tindakan ibadah dan mendapatkan pahala. Misalnya makan adalah halal, tetapi jika satu makan dengan niat bahwa dia akan memberikan makanan dan energi yang ia akan menghabiskan energi dalam pelayanan Allah, perbuatan makan akan memperoleh kebaikan. Demikian pula jika satu makan dengan maksud bahwa tubuh fisik juga memiliki hak dan iuran yang berisi makanan melalui makan atau jika satu makan dengan niat dari mendapatkan kesenangan dan rasa dan Thanking Allah ini, yang menjadi makan membrandal merit.
Tidak ada perbuatan halal hidup, yang jika dilakukan dengan niat baik, tidak menjadi tindakan merit.
Beberapa contoh akan menjelaskan lebih lanjut titik:
(a) Honest penghasilan, baik oleh perdagangan dan jasa atau industri atau pertanian, jika dilakukan dengan niat yang sepatutnya memenuhi kewajiban enjoined oleh Allah terhadap diri sendiri dan satu keluarga, akan menjadi sebuah tindakan merit.
Kemudian jika satu lebih berniat untuk menghabiskan apa yang ia dapat menyimpan setelah memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya dalam membantu masyarakat miskin dan sejenisnya baik, ia akan memperoleh manfaat lebih lanjut.
(b) Bila orang yang terlibat dalam belajar yang berniat untuk melayani manusia melalui pengetahuan dia akan pergi pada penghasilan Kelebihan selama selama ia tetap melakukan akuisisi pengetahuan. Misalnya seorang pelajar dari agama mungkin akan memutuskan untuk menyebarluaskan iman; kesehatan siswa untuk meringankan penderitaan manusia akibat penyakit, sebuah teknik siswa untuk melayani umat-Nya melalui pengetahuan khusus dll, dan semua tindakan ini akan menjadi tindakan Kelebihan yang disebabkan niat yang memotivasi yang dermawan.
(c) Seorang laki-laki, dan mengetahui bahwa rezeki subsisten adalah tanggung jawab Allah yang ia akan memenuhi tanpa gagal, yang melibatkan profesi tertentu dia akan memperoleh pahala.
Misalnya jika seseorang memasuki medis secara sadar memilih profesi itu antara lain berupa profesi untuk menyembuhkan yang sakit, akan akan mendapatkan pahala meskipun dia biaya atas jasa. Seperti seorang laki-laki tidak akan ragu untuk memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat miskin dan miskin.
J pedagang kain, yang masuk ke profesi ini kepada orang-orang yang memberikan pakaian karena pakaian diri adalah kewajiban agama, juga akan mendapatkan pahala.
Demikian pula pemerintah hamba, didorong oleh keinginan untuk melayani umum laki-laki dan memenuhi kebutuhan itu, akan mendapatkan pahala. Dengan demikian setiap profesi menjadi berjasa, memberikan niat yang benar.
(d) Apabila dalam satu dresses riasan tidak menampilkan off his status atau kekayaan, tetapi mampu senang kepada orang lain, itu adalah tindakan merit.
(e) Jika satu memperlakukan anak-anaknya akan mencintai karena merupakan Sunnah dari nabi kita selalu diberkati, maka ia mendapatkan pahala.
(f) Jika salah satu melakukan pekerjaan rumah tangga karena ini juga merupakan Sunnah kami selalu diberkati sebagai nabi membantu di rumah, ia ciri pahala di akhirat.
(g) Loving percakapan dengan istri dan anak-anak adalah Sunnah dan selalu diberkati sehingga nabi telah diurapi, maka tindakan seperti itu juga bermanfaat jika dilakukan untuk mengikuti Sunnah.
(h) Hospitality untuk tamu, jika ditampilkan menurut Sunnah merupakan tindakan merit.
(i) Penanaman tanaman atau pohon muda yang di rumah sehingga dapat menjadi satu hari penggunaan beberapa manusia atau hewan dan harap penonton yang akan menjadi kebaikan.
(j) Penulisan yang indah dan dibaca tangan untuk kemudahan bagi pembaca untuk membaca merupakan tindakan merit.
(k) Jika seorang perempuan di dresses dirinya cantik dan memakai pakaian dan perhiasan adorns diri silahkan suaminya dan jika seorang laki-laki tetap bersih dan rapi kesenanganhati istri, keduanya baik.
(l) Jika dibolehkan adalah indulged rekreasi ke mana yang dibutuhkan untuk mempersiapkan diri untuk tugas itu berjasa bertindak.
(m) Jika menonton disimpan mengetahui waktu doa dan mewujudkan nilai dari waktu yang dihabiskan untuk menjadi perbuatan baik, itu adalah perbuatan yang mendapatkan pahala.
Ada beberapa contoh umum dari kehidupan sehari-hari yang bisa memperoleh banyak manfaat bagi pelaku. Imam Ghazali telah diamati di sepatutnya adalah Ihya'-ulum al-bahwa tidak ada tindakan hukum dalam kehidupan manusia yang, jika dilakukan dengan niat yang benar, tidak dapat diubah menjadi sebuah tindakan merit. Bahkan jika suami dan istri saling memberi banyak kenikmatan satu sama lain, masing-masing yang memberi maksud yang lain nya karena mereka murni dan membuat terlalu ini akan memberikan manfaat.
Sumber: http://zonemvs.blogspot.com
Hal ini kadang-kadang diinterpretasikan ke berarti baik membenarkan perbuatan-perbuatan buruk dan berbelok terlalu dosa berjasa. Hal ini sepenuhnya salah. Dosa adalah dosa yang selalu tidak peduli cara yang mulia niat mungkin. Misalnya jika seseorang istirahat ke rumah untuk mencuri dengan tujuan memberikan zakat itu seperti apa dia akan pencuri yg berjasa yang diresepkan hukuman. Nya baik dia tidak akan mendapatkan pahala dan tidak ada dosanya akan diampuni.
Apakah ini berarti hadits adalah sebagai berikut:
1. J kebaikan mendapatkan pahala hanya jika dilakukan dengan niat kanan. Misalnya doa akan mendapatkan pahala hanya jika hanya untuk satu berdoa Divine senang, jika satu kesan berdoa untuk orang lain, maka alih-alih mendapatkan manfaat, akan memperoleh hukuman.
2. Kedua interpretasi yang berhubung hingga saat ini semua diskusi yang halal adalah perbuatan yang sebenarnya tidak pantas atau hukuman, tetapi jika ini dilakukan dengan maksud baik, mereka menjadi tindakan ibadah dan mendapatkan pahala. Misalnya makan adalah halal, tetapi jika satu makan dengan niat bahwa dia akan memberikan makanan dan energi yang ia akan menghabiskan energi dalam pelayanan Allah, perbuatan makan akan memperoleh kebaikan. Demikian pula jika satu makan dengan maksud bahwa tubuh fisik juga memiliki hak dan iuran yang berisi makanan melalui makan atau jika satu makan dengan niat dari mendapatkan kesenangan dan rasa dan Thanking Allah ini, yang menjadi makan membrandal merit.
Tidak ada perbuatan halal hidup, yang jika dilakukan dengan niat baik, tidak menjadi tindakan merit.
Beberapa contoh akan menjelaskan lebih lanjut titik:
(a) Honest penghasilan, baik oleh perdagangan dan jasa atau industri atau pertanian, jika dilakukan dengan niat yang sepatutnya memenuhi kewajiban enjoined oleh Allah terhadap diri sendiri dan satu keluarga, akan menjadi sebuah tindakan merit.
Kemudian jika satu lebih berniat untuk menghabiskan apa yang ia dapat menyimpan setelah memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya dalam membantu masyarakat miskin dan sejenisnya baik, ia akan memperoleh manfaat lebih lanjut.
(b) Bila orang yang terlibat dalam belajar yang berniat untuk melayani manusia melalui pengetahuan dia akan pergi pada penghasilan Kelebihan selama selama ia tetap melakukan akuisisi pengetahuan. Misalnya seorang pelajar dari agama mungkin akan memutuskan untuk menyebarluaskan iman; kesehatan siswa untuk meringankan penderitaan manusia akibat penyakit, sebuah teknik siswa untuk melayani umat-Nya melalui pengetahuan khusus dll, dan semua tindakan ini akan menjadi tindakan Kelebihan yang disebabkan niat yang memotivasi yang dermawan.
(c) Seorang laki-laki, dan mengetahui bahwa rezeki subsisten adalah tanggung jawab Allah yang ia akan memenuhi tanpa gagal, yang melibatkan profesi tertentu dia akan memperoleh pahala.
Misalnya jika seseorang memasuki medis secara sadar memilih profesi itu antara lain berupa profesi untuk menyembuhkan yang sakit, akan akan mendapatkan pahala meskipun dia biaya atas jasa. Seperti seorang laki-laki tidak akan ragu untuk memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat miskin dan miskin.
J pedagang kain, yang masuk ke profesi ini kepada orang-orang yang memberikan pakaian karena pakaian diri adalah kewajiban agama, juga akan mendapatkan pahala.
Demikian pula pemerintah hamba, didorong oleh keinginan untuk melayani umum laki-laki dan memenuhi kebutuhan itu, akan mendapatkan pahala. Dengan demikian setiap profesi menjadi berjasa, memberikan niat yang benar.
(d) Apabila dalam satu dresses riasan tidak menampilkan off his status atau kekayaan, tetapi mampu senang kepada orang lain, itu adalah tindakan merit.
(e) Jika satu memperlakukan anak-anaknya akan mencintai karena merupakan Sunnah dari nabi kita selalu diberkati, maka ia mendapatkan pahala.
(f) Jika salah satu melakukan pekerjaan rumah tangga karena ini juga merupakan Sunnah kami selalu diberkati sebagai nabi membantu di rumah, ia ciri pahala di akhirat.
(g) Loving percakapan dengan istri dan anak-anak adalah Sunnah dan selalu diberkati sehingga nabi telah diurapi, maka tindakan seperti itu juga bermanfaat jika dilakukan untuk mengikuti Sunnah.
(h) Hospitality untuk tamu, jika ditampilkan menurut Sunnah merupakan tindakan merit.
(i) Penanaman tanaman atau pohon muda yang di rumah sehingga dapat menjadi satu hari penggunaan beberapa manusia atau hewan dan harap penonton yang akan menjadi kebaikan.
(j) Penulisan yang indah dan dibaca tangan untuk kemudahan bagi pembaca untuk membaca merupakan tindakan merit.
(k) Jika seorang perempuan di dresses dirinya cantik dan memakai pakaian dan perhiasan adorns diri silahkan suaminya dan jika seorang laki-laki tetap bersih dan rapi kesenanganhati istri, keduanya baik.
(l) Jika dibolehkan adalah indulged rekreasi ke mana yang dibutuhkan untuk mempersiapkan diri untuk tugas itu berjasa bertindak.
(m) Jika menonton disimpan mengetahui waktu doa dan mewujudkan nilai dari waktu yang dihabiskan untuk menjadi perbuatan baik, itu adalah perbuatan yang mendapatkan pahala.
Ada beberapa contoh umum dari kehidupan sehari-hari yang bisa memperoleh banyak manfaat bagi pelaku. Imam Ghazali telah diamati di sepatutnya adalah Ihya'-ulum al-bahwa tidak ada tindakan hukum dalam kehidupan manusia yang, jika dilakukan dengan niat yang benar, tidak dapat diubah menjadi sebuah tindakan merit. Bahkan jika suami dan istri saling memberi banyak kenikmatan satu sama lain, masing-masing yang memberi maksud yang lain nya karena mereka murni dan membuat terlalu ini akan memberikan manfaat.
Sumber: http://zonemvs.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)